stop-spam.png

=> Apa itu Spam? Menurut keterangan yang dikutip dari Wikipedia, Spam Itu Sendiri adalah penggunaan perangkat elektronik (hardware dan software) yang dimaksudkan untuk mengirimkan pesan secara bertubi-tubi kepada satu atau lebih penerima tanpa dikehendaki oleh penerimanya. Orang yang melakukan aktivitas Spam adalah "SPAMMER" dan aktivitasnya disebuts "SPAMMING" Spam sendiri sebetulnya banyak jenis atau bentuknya misalnya saja spam surel atau surat elektronik, spam SMS, spam IM, spam blog, spam iklan, spam medsos dan lain-lain. Sementara jika dikategorikan berdasarkan tujuannya, aktivitas spam terbagi menjadi 3 jenis utama. Sebagian besar spammer melakukan spamming dengan tujuan promosi atau mengiklankan produk atau jasanya, diikuti dengan tujuan penipuan dan tujuan lain-lain termasuk tujuan Iseng

=> Tujuan Spam.

+> Tujuan Promosi atau Komersil.Spam jenis ini biasanya dikirimkan oleh pihak-pihak yang melakukan promosi atau pengiklanan produk atau layanannya. Pesan yang terkandung dalam spam cenderung berbentuk penawaran produk berupa barang, jasa atau layanan. Pelakunya sendiri memang tak, Terbatas pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab saja, pihak operator layanan misalnya operator sesluler pun terkadang mengirimkan pesan-pesan yang menurut saya kurang bermanfaat dengan frekuansi yang diluar nalar. Bayangkan saja jika sebuah layanan operator seluler mengirimkan pesan dengan embel-embel pelayanan lebih dari lima kali dalam tempo 24 jam. Dan kesemua pesan yang dikirimkan selalu sama setiap harinya, bukankah itu spam namanya?

+> Tujuan Penipuan.
Spam jenis ini yang perlu digaris bawahi dan hendaknya kita berhati-hati jangan sampai tergiur oleh tawarannya. Tak jarang spammer yang mengiming-imingi penerima pesan dengan hadiah yang terbilang besar dan memang bisa diterima dengan akal sehat. Contohnya saja pesan yang mengatas namakan undian dengan hadiah tertentu disertai dengan nomor telepon atau E-mail customer service-nya. Spam seperti ini juga erat kaitannya dengan aktifitas "PISHING", dimana pengguna atau penerima pesan diarahkan ke website tertentu untuk mengisi formulir dengan data-data pribadi dengan tujuan untuk mencurinya, sungguh merupakan tindakan kriminal. Saya sendiri pernah menerima pesan SMS atas nama perusahaan tertentu dengan isi pesan bahwa saya mendapatkan undian dari sebuah produk. Isi pesan memang meyakinkan karena tidak terdapat nomor pengirim, hanya namanya saja persis seperti pesan yang dikirimkan operator seluler yang hanya mencantumkan nama perusahaan tanpa nomor pengirim. Satu-satunya hal yang meyakinkan saya adalah saya tidak pernah memakai produk yang dimaksud apalagi mengikuti undiannya, berhati-hatilah.

+> Tujuan Iseng.
Spam dengan tujuan iseng sebenarnya merupakan spam yang termasuk kedalam kategori penipuan namun masih dalam ruang lingkup yang luas dan tidak menjurus ke hal-hal tertentu. Dimana si pengirim spam bertindak berdasarkan peluang, jika si penerima pesan spam merespon aktivitas spamming maka si spammer biasanya mengambil manfaat dan kesempatan, misalnya saja minta pulsa atau meminta mengunjungi website pribadi miliknya dengan tujuan tertentu. Pelaku spam jenis ini memang tidak terbatas, kebanyakan dari kalangan individu yang mencari keuntungan sepihak.Aktifitas spamming walaupun tidak bertujuan untuk melakukan tindakan kejahatan tetapi terbilang mengganggu, bahkan bersifat meresahkan. Dimana kenyamanan pengguna layanan sedikit banyaknya terganggu oleh aktifitas spammer yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, kita sebagi pengguna yang mendambakan kenyamanan hendaknya tidak melakukan aktifitas yang sama dengan tujuan apapun demi kenyamanan bersama. Semoga Bermanfaat.

(Sumber Artikel)